POLITIK ETIS
2 Perang Melawan
Kolonialisme Belanda
Kondisi Sosial, Ekonomi, & Politik di Indonesia
pada awal abad ke – 20.
Politik Etis
Munculnya Elite
Modern
3
Indonesia Menjelang
Abad ke – 20
Sumber : https://nurdayat.wordpress.com
4 Ekonomi Liberal
Dalam sistem ini tidak diinginkan campur tangan
pemerintah untuk mengatur dan mengendalikan
ekonomi.
Bersifat membebaskan individu untuk bertindak sesuka
hati sesuai kepentingan dirinya sendiri dan membiarkan
semua individu untuk melakukan pekerjaan tanpa
pembatasan.
B. N Marbun. Kamus Politik. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1996.
Kondisi Ekonomi – Sosial
5 Ekonomi Liberal
(1870) Kondisi
ekonomi dan
sosial di Negeri
Modal swasta Belanda
datang ke
Indonesia
Pembukaan
Terusan Suez
Eksplorasi dan
Eksploitasi
Penurunan
kesejahteraan
rakyat
Indonesia
Peta Jalur Terusan Suez
6
Sumber : kompasiana.com
Kondisi Politik
7
Ekonomi Liberal
(1870)
Kesultanan / Pemerintahan
Tradisional dipengaruhi oleh
Pemerintahan Kolonial
Peta Wilayah Kekuasaan Pemerintah Hindia
8 Belanda
Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Dutch_East_Indies
9
POLITIK ETIS
Perubahan arah politik pemerintah kolonial
Belanda dari kepentingan mendapatkan
keuntungan menjadi mementingkan kesejahteraan
rakyat Indonesia
10 Latar Belakang Munculnya
Politik Etis
Politik Etis muncul karena artikel C.
Th. Van Deventer yang berjudul
“Een eereschuld” atau “suatu hutang
kehormatan”
11
Pada tahun 1901, Ratu Wihelmina
mengumumkan Politik Etis secara
resmi disahkan.
Alexander W. F Idenburg menjadi
Menteri Urusan Daerah Jajahan (1902
– 1919)
12 POLITIK
ETIS
Irigasi Perpindahan
Pendidikan Penduduk
Munculnya Elite
Modern
13 STOVIA (School tot Opleiding van
Inlandsche Artsen)
School tot Opleiding
van Inlandsche Artsen
adalah sekolah untuk
pendidikan dokter
pribumi di Batavia
Sumber : wikipedia
14 OSVIA (Opleiding School Voor
Inlandsche Ambtenaren)
Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren adalah
sekolah pendidikan bagi calon pegawai-pegawai bumiputra.
OSVIA berada di kota Bandung, Magelang, dan Probolinggo
Sumber : wikipedia
15
PERGERAKAN NASIONAL
DAN SUMPAH PEMUDA
16 Strategi
Sebuah program atau langkah
terencana (a directed course of
action) untuk mencapai
serangkaian tujuan atau cita cita
yang telah ditentukan; sama
halnya dengan konsep strategi
perencanaan
17
Moderat
Moderat (Kooperatif) adalah suatu
sikap untuk mengambil jalan tengah
dari suatu ide ketika dihadapkan
dengan konflik terhadap ide lain,
dengan kata lain kompromistis atau
kooperatif.
1
Radikal
8
Radikal(isme) merupakan sikap
untuk mempertahankan ide secara
utuh ketika dihadapkan dengan
konflik terhadap ide lain, atau
dengan kata lain non-kooperatif.
1
Perbedaan
9
Moderat bersifat lebih pasif, artinya sikap
moderat hanya terjadi ketika menerima
tekanan-tekanan ide yang berasal dari
luar.
Berbeda dengan radikalisme yang
bersifat lebih agresif, terjadi tidak hanya
ketika mempertahankan ide karena
tekanan-tekanan ide yang berasal dari
luar, namun juga terjadi ketika
memperkenalkan dan menyebarkan
ide-ide baru
20 Paham-paham baru yang
mempengaruhi pergerakan
nasional
seperti:
Nasionalisme
Liberalisme
Demokrasi
Sosialisme
21 Ciri-ciri perjuangan sebelum
dan sesudah tahun 1908.
Ciri perjuangan Ciri-ciri perjuangan
sebelum 1908 sesudah tahun 1908.
Pemimpin centris. Pemimpin kolektif.
Bersifat kedaerahan. Bersifat nasional.
Dipelopori kaum
bangsawan tradisional Dipelopori kaum
intelektual.
Menggandalkan kekuatan
senjata tradisional Mengandalkan
Belum ada persatuan dan perjuangan diplomasi.
kesatuan.
Adanya persatuan dan
Tujuan perjuangan kurang
jelas. kesatuan.
Tujuan perjuangan jelas
yaitu Indonesia
Merdeka.
22 Faktor Pendorong Lahirnya
Pergerakan Nasional :
A. Faktor dari dalam : B. Faktor dari luar :
Kejayaan pada kemenangan
masa lampau. Jepang atas rusia.
Penderitaan rakyat Kebangkitan
akibat politik nasionalisme di
drainage/pengeruka negara-negara asia-
n kekayaan afrika.
Adanya diskriminasi Munculnya paham-
rasial. paham baru
Munculnya golongan diantaranya
terpelajar. liberalisme,nasionalis
me,sosialisme.
23 Organisasi Awal Pergerakan
Budi Utomo
Sarekat Islam
Indische Partij (IP)
24 Organisasi Keagamaan
Muhammadiyah
Nahdatul Ulama (NU)
Organisasi Islam Lainnya
Majelis Islam Ala Indonesia (MIAI)
25
Organisasi Pemuda
Organisasi Wanita
Partai Komunis Indonesia (PKI)
Taman Siswa
Organisasi Buruh
26 Penguatan Jati Diri Bangsa
Sumpah Pemuda
Bangkitnya Nasionalisme Modern
Perjuanhgan di Volksraad
1. Partai Indonesia Raya (Parindra)
2. Gabungan Politik Indonesia
(GAPI)
Masa Berakhirnya Pemerintahan
Kolonial
27 Daftar Pustaka
Poesponegoro, Marwati Djoened. 2010. Sejarah Nasional
Indonesia. Jilid V. Jakarta: Balai Pustaka.
Kartodirdjo, Sartono. 1993. Pengantar Sejarah Indonesia Baru :
Sejarah Pergerakan Nasional dari Kolonialisme sampai
Nasionalisme. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Ricklefs, M. C. 2005. Sejarah Indonesia Modern 1200 – 2004.
Jakarta : PT Serambi Ilmu Semesta.
Niel, Robert van. 2009. Munculnya Elite Modern Indonesia.
Jakarta : Dunia Pustaka Jaya.
Source
No comments:
Post a Comment