Neymar Bisa Gagalkan Mimpi Dari Eden Hazard Untuk Ke
DominoQQ Impian Eden Hazard bermain untuk Real Madrid bisa menjadi jalan buntu. Itu akan terjadi jika Real Madrid lebih suka dominoqq mendatangkan Neymar dari PSG.
Domino99 Eden Hazard menjadi pemain yang sangat terkait dengan Real Madrid selama pasar transfer domino99 pada Januari 2019. Faktanya, Hazard secara terbuka menyebutkan bahwa mimpinya adalah pindah ke Madrid.
Dia menolak untuk pindah pada awal musim 2018/19, diyakini bahwa Hazard sedang menunggu tawaran dari Real Madrid. Dia juga sudah menyiapkan jawaban jika tawaran itu benar-benar datang.
Neymar Lebih Prioritas
Real Madrid membutuhkan bintang yang bisa menjadi representasi klub. Real tidak memiliki pemain di level itu setelah kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus.
Jadi, tidak hanya secara teknis, Madrid juga membutuhkan pemain yang memiliki nilai lebih di luar lapangan. Dan, menurut Don Balon, jika kriteria menjadi referensi, Neymar lebih mungkin direkrut.
Selain itu, Neymar juga merupakan pemain yang telah lama menjadi favorit Florentino Pérez. Presiden Real Madrid selalu ingin membawa bintang Brasil itu ke Santiago Bernabéu.
PSG saat ini terancam melanggar aturan Financial Fair Play [FFP]. Jika itu terjadi, peluang bagi Madrid untuk membeli Neymar akan sangat terbuka. Dan, kedatangan Neymar akan membuat impian Hazard pindah ke Madrid ditutup.
Madrid Fokus Pemain Muda
Meskipun dikaitkan dengan pemain bintang seperti Eden Hazard dan Neymar, Real Madrid memiliki fokus lain pada pasar transfer. Real Madrid membeli beberapa pemain muda dalam dua musim terakhir.
Pembelian yang sangat menonjol, tentu saja, Vinicius Junior de Flamenggo. Pada usia 18 tahun, Madrid membelinya seharga 45 juta euro. Tentu bukan harga murah untuk pemain yang belum pernah terlibat di Eropa.
Namun, sejauh ini, Vinicius telah mampu tampil cukup baik. Sedikit demi sedikit, itu menjadi opsi utama untuk lini serangan Madrid. Selain Vinicius, Madrid juga membeli Rodrygo Goes, mitra Vinicius di tim U19 Brasil, yang juga berusia 18 tahun.
No comments:
Post a Comment